Home Jurnalistik Pelatihan Jurnalistik, Materi dan Metode

Pelatihan Jurnalistik, Materi dan Metode

Bagaimana Materi dan Metode Pelatihan Jurnalistik yang Baik dan Efektif? Yuk, simak ulasan ringkas training jurnalisme berikut ini.

Pelatihan Jurnalistik, Materi dan Metode

Pelatihan jurnalistik (journalism training) adalah pelatihan dengan materi wawasan dan keterampilan jurnalisme.

Selain itu, pelatihan jurnalistik yang baik dan komprehensif juga memberikan materi kode etik jurnalistik dan hukum pers.

Wawasan, keterampilan, dan etika jurnalisme harus ada dalam pelatihan jurnalistik karena komponen jurnalisme memang meliputi ketiga hal itu: knowledge, skills, attitude.

Materi Pelatihan Jurnalistik

Peserta pelatihan tidak hanya diberi wawasan pengetahuan tentang sejarah jurnalistik, pengertian jurnalistik, karya jurnalistik, meda jurnalistik, teknik reportase (observasi, wawancara, riset data), teknik penulisan berita dan feature, foto dan video jurnalistik, tapi juga etika profesi wartawan berupa kode etik jurnalistik dan pedoman pemberitaan media siber.

Namun demikian, materi pelatihan jurnalistik sebenarnya disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Untuk peserta yang masih awam tentang jurnalistik, apalagi pelatihannya hanya sehari, maka materi yang cocok adalah dasar-dasar jurnalistik (journalism basics) dan teknik penulisan berita.

Di materi dasar-dasar jurnalistik, peserta diberi wawasan seputar pengertian dan jenis-jenis karya jurnalistik. Setelah itu, langsung materi penulisan berita sebagai produk utama jurnalistik atau karya utama wartawan.

Jika pelatihannya lama, berhari-hari, atau beberapa kali pertemuan, materi seperti modul pelatihan jurnalistik dasar dari Kemendikbud ini bisa dicover:

E. Materi Pokok dan Sub Materi Pokok

1. Kode etik dan etos kerja jurnalistik;

a. Pengertian
b. Sejarah kode etik jurnalistik di Indonesia
c. Kepribadian dan integritas
d. Cara pemberitaan dan menyatakan pendapat
e. Sumber berita
f. Kekuatan kode etik jurnalistik
g. Fungsi dan azas kode etik jurnalistik.

2. Bahasa Indonesia jurnalistik

a. Prinsip dasar bahasa jurnalistik
b. Karakteristik bahasa jurnalistik
c. Jenis bahasa Indonesia ragam jurnalistik
d. Contoh pemakaian kata, kalimat dan alinea dalam bahasa jurnalistik
e. Pedoman pers.

3. Menggali ide berita dan teknik wawancara

a. Menggali ide berita
b. Praktik reportase
4. Penulisan berita
a. Pengertian berita
b. Jenis-jenis berita
c. Press release
d. Nilai/Unsur berita
e. Teknik mencari berita
f. Teknik menulis berita
g. Bentuk berita dan artikel
h. Mengenal 5 W + 1 H dan anatomi tulisan

5. Editing atau penyuntingan naskah

a. Pengertian
b. Editor
c. Tugas dan tujuan editor
d. Jenis-jenis editing
e. Proses editing

6. Fotografi dalam jurnalistik

a. Pengertian
b. Prinsip dan komposisi foto;
c. Type dan jenis foto
d. Teknik membuat caption
e. Editing foto

7. Junalistik online dan media sosial

a. Jurnalistik online
b. Media sosial.

Metode Pelatihan Jurnalistik

Bagaimana metode pelatihannya?

Ingat ya, namanya pelatihan itu peserta harus lebih banyak aktif dan “bekerja”. Pelatihan bukan acara pengajian sehingga pemateri, instruktur, tidak memberikan ceramah, tapi membimbing peserta –misalnya– melakukan latihan meliput, wawancara, dan menulis berita.

Ceramah dalam arti membahas teori tetap perlu, mungkin 1-2 jam saja plus tanya jawab, setelahnya peserta yang “bekerja”, terutama latihan menulis berita.

Jadi, metode pelatihan jurnalistik secara garis besar 30% teori berupa pemahaman/wawasan atau “teori” dan 70% praktik.

Metode itu pula yang selama ini saya lakukan jika menjadi pemateri pelatihan, apalagi jika saya hanya mengisi satu sesi dalam 2-3 jam saja.

Idealnya, pelatihan jurnalistik minimal dilakukan sehari (one day training), namun fokus pada satu topik, misalnya penulisan berita.

Mau undang saya jadi pemateri pelatihan jurnalistik? Kontak saja via email: romeltea@yahoo.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here